Flight Review Xpress Air : Bandung – Yogyakarta via Palembang

Mungkin beberapa hari yang lalu,  kamu liat posting  Instagram aku yang curhat soal penerbangan dari Bandung ke Yogyakarta via Palembang, pasti akan bingung. Apakah ada orang se-gila dan se-iseng aku, yang terbang dari Bandung ke Yogyakarta tapi melewati Pulau Sumatera?

Jawabannya ada! yaitu aku.  Sebenarnya, Penerbangan Bandung ke Yogyakarta melalui Palembang bukan tanpa alasan, apalagi alasan iseng. Alasan utamanya, karena aku tiba-tiba harus menemani nyokap ke Jogjakarta untuk sebuah keperluan keluarga, dan satu-satunya penerbangan dari Bandung menuju Yogyakarta  yang masih tersisa adalah melalui Palembang, dengan menggunakan Xpress Air.

Buat yang belum tahu, Xpress Air adalah maskapai Indonesia yang berdiri di tahun 2003, termasuk maskapai full service , dan menjadikan Indonesia Timur sebagai target pasarnya. Maskapai ini memiliki 7 Pesawat dengan tipe Boeing 732 , Boeing 733 dan Dornier 328. Untuk rute Bandung ke Yogyakarta via Palembang dengan Xpress air Berangkat jam 13.00 , tiba jam 16.00 . Kurang lebih 3 jam.  Waktu tempuh ini lebih lama dibandingkan  kalau kamu menggunakan maskapai lain yang langsung terbang dari Bandung menuju Yogyakarta, hanya memakan waktu sejam saja.

Perjalananku ini dimulai dari Bandara Hussein Sastranegara. Bandara bandung ini baru saja direnovasi, ukuran bandara diperluas, fasilitas diperbanyak, kafe dan restoran pun diperbanyak, dan konsep bandung murah senyum, dan bandung kota seni ditampilkan disini dengan kuat.

DSCF9073DSCF9080

Bandara baru ini memiliki beberapa restoran dan kafe kenamaan : Excelsso Coffee, Starbucks, Bangi Kopitiam, Beard Papa, Solaria dan Bakso Lapang Tembak Senayan. Selain itu, bandara ini memiliki fasilitas Tempat Refleksi, Ruang Istirahat, Taman Bermain, Komputer Gratis untuk bermain Internet, Ruang Tunggu, Toilet, Mushola. Sedangkan pintu gatenya, Bertambah, dari yangs ebelumnya 2 gates menjadi 5 Gate ( 2 Internasional, dan 3 Domestik). Bandara baru ini jauh lebih baik dari bandara lama yang sudah kelebihan kapasitas dan design yang sudah berumur.

DSCF9089DSCF9084

DSCF9090DSCF9093DSCF9095DSCF9097DSCF9100DSCF9101DSCF9103DSCF9110DSCF9111

Setelah check in, aku diberitahu oleh petugas checkin kalau pesawat akan terlambat satu jam karena alasan operasional. Namun kenyataanya, penerbangan aku tertunda hampir 2 jam, karena setelah selesai kendala operasional, pesawat aku terkena sidak oleh kemenhub, sehingga harus menunggu untuk memastikan pesawat aku laik jalan. Akhirnya pesawat pun baru dapat izin terbang pada pukul 3 sore.

DSCF9118

Menjelang jam 3 sore, panggilan boarding  pun dikumandangkan. Untuk XPress air sendiri, berangkat melalui Gate 5. dan aku harus berjalan menyusuri apron untuk menuju ke pesawat aku yang terparkir di ujung apron dekat terminal VIP Bandara.

DSCF9119

Dari kejauhan, terlihat pesawat yang aku gunakan adalah Boeing 737 Classic! tepatnya Boeing 737 -300 Series. Walaupun sudah berumur, tapi pesawat ini masih terlihat bagus dan cantik. Bagi beberapa orang, orang senang terbang dengan Boeing 737 Classic, karena sensasi terbang dengan Boeing 737 Classic berbeda dengan Boeing 737 Next Generation.

Selama penerbangan aku duduk di kursi 3F, tepat dibelakang separator kelas bisnis dan kelas ekonomi. Seat pitchnya pun sangat lega. Cocok buat aku yang berbadan besar.

DSCF9124

Yuk kita cek isi kantong doraemon-nya!. Ada majalah dan ada safety card.

DSCF9127DSCF9129

Tidak berapa lama setelah boarding, pesawat pun terbang. Penerbangan ke Palembang memakan waktu 1 Jam. Tidak banyak yang bisa dilakukan selama penerbangan, selain menikmati kudapan dan melihat pemandangan di luar.

DSCF9136DSCF9133DSCF9138DSCF9143DSCF9156DSCF9158

DSCF9145

Setelah 1 jam, pesawat pun akhirnya mendarat di SUltan Mahmud Badarudin II , Palembang. Landingnya mulus dan tidak gabruk 🙂

DSCF9171DSCF9179

Sebenarnya, setelah mendarat, aku ingin membeli pempek Palembang, Namun pramugari berkata, kalau di Palembang hanya 10 menit saja , dan langsung terbang ke Yogyakarta. Sehingga aku pun tetap tinggal di pesawat.

Setelah 10 menit dan pesawat dibersihkan, AKhirnya penumpang yang ingin terbang dari Palembang menuju Yogyakarta pun boarding. Namun tidak banyak, Pesawat Boeing 733 ini hanya terisi 20 Persen saja.

DSCF9180

Tidak berapa lama pesawat pun lepas landas, namun cuaca cukup berawan, sehingga penerbangan penuh turbulensi. Penerbangan dari Palembang ke Yogyakarta memakan waktu 1,5 Jam. Seperti penerbangan leg sebelumnya, tidak banyak yang dilakukan selama penerbangan ini. Hanya membaca majalah dan tidur.

DSCF9186DSCF9170DSCF9188DSCF9189DSCF9193

 

Setelah 1,5 Jam, tak terasa pesawat pun mulai descend  , dan akhirnya mendarat di Bandara Adi Sucipto, Yogyakarta. Xpress air menggunakan Terminal A, atau terminal lama. Terminal A ini cukup sempit, dan banyak iklan. Namun aku  melihat, ada beberapa area yang sedang di renovasi. Semoga saja terminal  A ini menjadi lebih baik dimasa mendatang.

DSCF9194DSCF9200DSCF9206DSCF9207DSCF9208

Overall, Penerbangan dengan Xpress Air cukup memuaskan, Walaupun tidak ada IFE, namun pelayanan cukup memuaskan

 

Published by

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *